Kata-kata mutiara si HITLER



Pasti kenal dengan si HITLER, seorang yang di cap dunia sebagai penjahat perang dunia ke 2 itu ternyata memiliki bakat dalam memajukan semangat para tentara-tentaranya dalam sepenggal kalimat.. ini dia


1. In the years 1913 and 1914 I expressed my opinion for the first time in various circles, some of which are now members of the National Socialist Movement, that the problem of how the future of the German nation can be secured is the problem of how Marxism can be exterminated. ”
 (Pada tahun-tahun 1913 dan 1914 saya mengungkapkan pendapat saya untuk kali pertama di berbagai kalangan, beberapa yang sekarang anggota Gerakan Sosialis Nasional, bahwa masalah bagaimana masa depan bangsa Jerman dapat diamankan adalah masalah bagaimana Marxisme dapat dibasmi. ")

— Adolf Hitler, Mein Kampf


2. “ In this way the struggle against the present State was placed on a higher plane than that of petty revenge and small conspiracies. It was elevated to the level of a spiritual struggle on behalf of a WELTANSCHAUUNG, for the destruction of Marxism in all its shapes and forms. ”
("Dengan cara ini perjuangan melawan Negara ini ditempatkan pada pesawat yang lebih tinggi dari balas dendam yg kecil dan konspirasi kecil. Yang diangkat ke tingkat perjuangan rohani atas nama Weltanschauung, untuk penghancuran Marxisme dalam segala bentuk dan bentuk. ")
— Adolf Hitler, Mein Kampf

3. In view of the complete subordination of the present State to Marxism, the National Socialist Movement feels all the more bound not only to prepare the way for the triumph of its idea by appealing to the reason and understanding of the public but also to take upon itself the responsibility of organizing its own defence against the terror of the International, which is intoxicated with its own victory. ”
(Dalam pandangan subordinasi lengkap dari Negara hadir untuk Marxisme, Gerakan Sosialis Nasional merasa semua lebih terikat tidak hanya untuk mempersiapkan jalan bagi kemenangan ide yg menarik dengan alasan dan pemahaman dari masyarakat tetapi juga untuk pertanggung jawaban dirinya sendiri, dari organisasian pertahanan  melawan teror dari Internasional, yang mabuk dengan kemenangan sendiri. ")
— Adolf Hitler, Mein Kampf


4. According to Hitler, Marxism is a Jewish strategy to subjugate Germany and the World:
“ For this purpose French armies would first have to invade and overcome the territory of the German REICH until a state of international chaos would set in, and then the country would have to succumb to Bolshevik storm troops in the service of Jewish international finance.

Hence it is that at the present time the Jew is the great agitator for the complete destruction of Germany. Whenever we read of attacks against Germany taking place in any part of the world the Jew is always the instigator. In peace-time, as well as during the War, the Jewish-Marxist stock-exchange Press systematically stirred up hatred against Germany, until one State after another abandoned its neutrality and placed itself at the service of the world coalition, even against the real interests of its own people.

The Jewish way of reasoning thus becomes quite clear. The Bolshevization of Germany, that is to say, the extermination of the patriotic and national German intellectuals, thus making it possible to force German Labour to bear the yoke of international Jewish finance--that is only the overture to the movement for expanding Jewish power on a wider scale and finally subjugating the world to its rule.

(Menurut Hitler, Marxisme merupakan strategi Yahudi untuk menundukkan Jerman dan Dunia:
"Untuk tujuan ini tentara Prancis pertama harus menyerang dan mengatasi wilayah Reich Jerman sampai keadaan kacau internasional akan ditetapkan dalam, dan kemudian negara harus menyerah pada pasukan badai Bolshevik di layanan keuangan internasional Yahudi.

Oleh karena itu adalah bahwa pada saat ini Yahudi adalah pengaduk besar bagi kehancuran total Jerman. Setiap kali kita membaca tentang serangan melawan Jerman terjadi di setiap bagian dari dunia Yahudi selalu penghasut tersebut. Dalam masa damai, serta selama Perang, Yahudi-Marxis bursa efek Tekan sistematis membangkitkan kebencian terhadap Jerman, sampai satu Negara demi satu meninggalkan netralitas dan menempatkan dirinya pada pelayanan koalisi dunia, bahkan terhadap yang nyata kepentingan rakyatnya sendiri.

Cara Yahudi penalaran demikian menjadi cukup jelas. Para Bolshevization Jerman, yang mengatakan, pemusnahan dari intelektual Jerman patriotik dan nasional, sehingga memungkinkan untuk memaksa Buruh Jerman untuk menanggung kuk keuangan Yahudi internasional - yang hanya overture untuk gerakan untuk memperluas kekuasaan Yahudi pada skala yang lebih luas dan akhirnya menundukkan dunia untuk kekuasaannya."

— Adolf Hitler, Mein Kampf

5. Because of these views, leftist political dissidents were the first victims to be targeted by the Nazi regime, much before Racial discrimination was applied, on the basis of the Reichstag Fire Decree.
“ All other restraints on police action imposed by Reich and Land law [are abolished] so far as this is necessary to achieve the purpose of the decree.In keeping with the purpose and aim of the decree the additional measures will be directed against the Communists in the first instance, but then also against those who co-operate with the Communists and who support or encourage their criminal aims. I would point out that any necessary measures against members or establishments of other than Communist, anarchist or Social Democratic parties can only be justified by the decree if they serve to help the defense against such Communist activities in the widest sense. ”
— Hermann Göring, March 3, 1933 directive to the Prussian police authorities

(Karena pandangan ini, pembangkang politik kiri menjadi korban pertama yang ditargetkan oleh rezim Nazi, jauh sebelum diskriminasi ras diterapkan, berdasarkan Keputusan Api Reichstag.
"Semua pembatasan lainnya pada tindakan polisi yang dikenakan oleh Reich dan hukum Tanah [dihapuskan] sejauh ini diperlukan untuk mencapai tujuan decree.In sesuai dengan maksud dan tujuan dari dekrit langkah-langkah tambahan akan diarahkan melawan Komunis dalam contoh pertama, tapi kemudian juga terhadap orang-orang yang bekerja sama dengan Komunis dan yang mendukung atau mendorong tujuan kriminal mereka. Saya akan menunjukkan bahwa setiap tindakan yang diperlukan terhadap anggota atau perusahaan lain selain komunis, anarkis atau partai Demokrat Sosial hanya dapat dibenarkan dengan keputusan jika mereka berfungsi untuk membantu pertahanan terhadap kegiatan komunis tersebut dalam arti luas. ")

- Hermann Göring, 3 Maret 1933 direktif kepada otoritas polisi Prusia

Maaf... pake google translate... :-)


Responses

0 Respones to "Kata-kata mutiara si HITLER"

Poskan Komentar

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors